Ajak Bersama Menjaga Air HUT 70 Indonesia di Sungai Deli

Ajak Bersama Menjaga Air HUT 70 Indonesia di Sungai Deli

Berbagai pihak mengadakan peringatan hari jadi pernikahan ke 70 Indonesia. Ada pertandingan tradisional, mendaki gunung. Tak ketinggalan di kota Medan, Sumatera Utara. Di Kampung Aur, Medan Maimun, sejumlah besar acara bendera lokal di Sungai Deli yang semua di sponsori oleh Agen Poker Situs Judi Online Bandar Poker Terpercaya.

Perahu karet yang merambat di sepanjang sungai. Bendera merah dan putih juga terbang. Atmosfer dalam sirkulasi Sungai Deli penuh dengan orang-orang. Tahun ini mereka merayakan ulang tahun ke-3 RI di sungai ini. Anak-anak muda dari Laskar Boy dari Sungai Deli (Labosude), dan juga Komunitas Anak Perawatan Anak Deli, yang memiliki konsep pertama dari acara ini.

Ada target yang harus dicapai, terutama pengakuan warga Medan, khususnya pada lembaga keuangan Sungai Deli, untuk melestarikan serta melindungi sungai agar tidak terkontaminasi.

Ajak Bersama Menjaga Air HUT 70 Indonesia di Sungai Deli

Dalam HUT-RI ini, banyak tugas yang dilakukan, mulai dari memanjat pinang, balapan di bantal, tarik tambang, hingga lomba teliti. Semua di Sungai Deli. Menariknya, kontes kuis yang cermat, pertanyaan untuk peserta mulai dari anak-anak, mommies, dan orang tua, di sekitar atmosfer dan juga alam dan air.

“Ini bertujuan untuk menawarkan pengertian kepada siapa saja yang hadir, bahwa alam adalah sobat manusia yang tidak perlu dirusak. Mereka harus dilestarikan, seperti yang dilakukan oleh leluhur,” kata Saifri Tanjung, Ketua Community Care Children Deli. Sungai.

Ketika sampah terlihat dibuang langsung ke sungai, anak-anak segera berenang untuk mengambil dan juga membawa ke tepi. “Saya akan terus melakukan ini, sampai saya tidak bisa melakukannya. Jika saya berniat menjadi gubernur hebat biarkan saya membuat rencana untuk meningkatkan kualitas buruk Sungai Deli seperti sekarang,” Ilham Khaidir, 10 tahun ini – anak Sungai Deli tua, yang sering membersihkan sampah di sungai.

Air Bersih pada Sungai Adalah Cerminan Terbaik Bangsa

Syafri mengatakan, dengan pesta ini, mereka menyelinap proyek pemeliharaan sungai. Dari pencarian, sebelumnya pembuangan limbah pabrik ke sungai cukup tinggi. Juga limbah rumah.

“Sungai Deli dulu dan sekarang banyak berbeda. Sebelumnya kualitas bagus, bisa buat minuman. Saat ini, tidak minum, mandi tidak layak. Karena pabrik limbah serta limbah rumah.”

Ia membahas, sikap Pemerintah Kota Medan untuk mengatasi sampah di sungai ini masih belum tegas juga tidak bertindak sama sekali. “Pemerintah federal masih pada sikap larangan melalui tulisan, tindakan penghentian operasi pabrik sebenarnya sudah 10 tahun sebenarnya belum terjadi.” Kesadaran publik tidak membuang limbah langsung ke sungai, berkurang.

Selain kampanye pada hari peringatan pernikahan di hari pernikahan, mereka juga setiap akhir pekan berkumpul bersama, ke sungai yang menyebutkan sampah.

“Kami mengaku tidak suka memutar telapak tangan. Namun kami berharap kualitas air Sungai Deli dapat ditingkatkan. Kami meminta walikota untuk membuat peraturan serta dengungan untuk menjaga kualitas air,” harap Syafri. .